Ringkasan atau penjelasan masing masing PORT I/O IC AT89C51/52


1.Port 0
Port 0 merupakan port keluaran/masukan (I/O) bertipe Open drain bidirectional. Sebagai port keluaran,masing masing kaki dapat menyerap arus (sink)delapan masukan TTL (sekitar  3,8ma). Pada saat "1" di tuliskan ke kaki kaki port 0 ini,maka kaki kaki port 0 dapat digunakan sebagai masukan masukan berimpendasi tinggi.

Port 0 juga dapat dikonfigurasikan sebagai bus alamat/data bagian rendah (low byte)selama proses pengaksesan memori data dan program eksternal. Jika di gunakan dalam mode ini port 0 memiliki pullup internal.

Port 0 juga menerima kodekode yang di kirimkan kepadanya selama proses pemograman dan mengeluarkan kode kode selama proses verifikasi program yang telah tersimpan dalam flasg. Dalam hal ini dibutuhkan pullup eksternal selama proses verifikasi program.

2.Port 1
Port 1 merupakan port dwi arah yang dilengkapi dengan pullup internal. Penyangga keluaran port 1 mampu memberikan/menyerap arus empat masukan TTL (sekitar 1,6 ma).

Jika "1" di tuliskan ke kaki kaki port 1, maka masing masing kaki akan di pulled hight dengan pullup internal sehingga dapat digunakan sebagai masukan. Sebagai masukan,jika kaki kaki port 1 di hubungkan ke ground (di pulled low),maka masing masing kaki akan memberikan arus (source) karena di pulled hight secara internal. Port 1 juga menerima alamat bagian rendah (low byte)selama pemograman dan verifikasi flash.

3.Port 2
Port 2 merupakan port I/O dwi arah dengan di lengkapi pullup internal. Penyagga keluaran port 2 mampu memberikan/menyerap arus empat masukan TTL (sekitar 1,6 mA).

Jika "1" di tuliskan ke kaki kaki port 2,maka masing masing kaki akan di pulled high dengan pullup internal sehingga dapat digunakan sebagai masukan. Sebagai masukan, jika kaki kaki port 2 di hubungkan ke ground (di pulle low),maka masing masing kaki akan memberikan arus (source)karena di pulled high secara internal.

Port 2 akan memberikan byte alamat bagian tingga (high byte) selama pengambilan intruksi dari memori program eksternal dan selama pengaksesan memori data eksternalyang menggunakan perintah dengan alamat 16-byte ( misalnya MOVX @DPTR). Dalam aplikasi ini,jika ingin mengirimkan "1", maka di gunakan pullup internal yang sudah di sediakan. Selama pengaksesan memori data eksternal yang menggunakan perintah dengan  alamat 8-byte (misalnya MOVX @Ri), port 2 akan mengirimkan isi dari SFR P2. Port 2 juga menerima alamat bagian tinggi selama pemograman dan verifikasi flash.

4.Port 3
Port 3 merupakan Port I/O dwi arah dengan di lengkapi pullup internal. Penyangga keluaran port 3 mampu memberikan/menyerap arus empat masukan TTL (sekitar 1,6ma).

Jika "1" di tuliskan ke kaki kaki port 3, maka masing masing kaki akan di pulled high dengan pullup internal sehingga dapat digunakan sebagai masukan. Sebagai masukan, jika kaki kaki port 3 di hubungkan ke ground(di pulled low), maka masing masing kaki akan memberikan arus (source) karena di pulled high secara internal.

Port 3 sebagai mana port 1, memiliki fungsi fungsi alternatif . Antara lain menerima sinyal sinyal kontrol (P3.6 dan P3.7). Bersama sama dengan port 2 (P2.6 dan p2.7) selama pemograman dan verifikasi flash.

Comments